Archive for September 4th, 2009
Koil
ini adalah sejarah terbentuknya koil, tulisan ini mungkin ada banyak bohongnya atau juga betul semua, kami tidak yakin karena sudah banyak yang lupa dengan sejarah masing-masing karena memang jarang diingat-ingat. semuanya bermula sekitar awal 90an, saat itu otong ingin membentuk sebuah band, cuma sayangnya dia itu orangnya ngga bisa main musik, dia cuma punya ide dan khayalan-khayalan tentang apa yang kan dibuatnya nanti, karena tidak satu orangpun yang mendukung ia agak frustasi,
karena saat itu sedang musimnya metal-metalan sedangkan otong inginnya bikin musik yang bukan metal, belom tau apa namanya, yang pasti berbau new wave seperti band-band eropa tahun 70-80an, karena tidak satu teman pun yang menerima ide ini maka otong bingung, ia menjual semua barang-barangnya dan pergi entah ke mana tujuannya, ternyata ia terluntalunta keliling eropa, sampai akhirnya balik ke indonesia sekitar 1993.
awal 1993 otong dan doni mengajak dikki untuk meneruskan ide membentuk band, sebentar kemudian dikki keluar, dan diganti oleh richard dan radom, saat itu mereka hanya bisa membuat lagu dari gitar akustik karena memang ngga punya alat musik lainnya, semuanya direkam di tape yang butut. lagu-lagu tsb oleh otong selalu ditambah bunyi-bunyian yang ia rekam dari sumber lain, jadi rame katanya, daripada hanya bunyi gitar akustik doang. suatu hari anak-anak ini berkumpul dan mengajak lusi dan leon untuk nge-jam barengan, saat itu mereka memakai beberapa keyboard dan peralatan pinjaman lainnya, dan terbentuklah beberapa lagu yang sangat aneh dan rumit, karena isinya cuma bunyi-bunyian dari peralatan yang mereka semua tidak bisa memainkannya,
dan lusi menyanyi di beberapa bagian lagu. untuk mendengarkan lagu mereka pada jaman ini bisa klik di sini. setelah hari itu kemampuan musik mereka berkembang pesat, dan mulai lebih serius membuat materi selanjutnya, sayangnya richard dan radom terlalu sibuk kuliah dan jarang ada waktu luang untuk aktif dalam band, sehingga mereka terpaksa keluar, dan diganti oleh IBRAHIM NASUTION dan LEGOH LEON RAY. kedua orang ini sangat mahir memainkan instrumen, dan banyak mengajarkan teknik kepada otong dan doni, sehingga mereka berempat bisa lebih solid memainkan musik mereka sendiri. sejak awal mereka tidak mau membawakan lagu orang lain, sedangkan saat itu sebagian besar band adalah band top40, atau juga band underground yang membawakan lagu punk atau band metal yang menyanyikan lagu band-band bule, karena hal ini koil selalu tersisih dari panggung-panggung yang ada, jadi mereka mengkonsentrasikan band untuk rekording dan mencoba untuk pasar rekaman, yang ternyata sama susahnya karena semua orang mengharapkan band yang lagunya seperti dewa18 atau band kaya red hot chilli peppers atau pearl jam, sedangkan musiknya koil jauh sekali dengan jenis tersebut.
pada 1994 koil akhirnya merilis sendiri mini album berjudul “DEMO FROM NOWHERE” dan bisa terjual sampe sekitar 500 kopi,
hasil yang lumayan untuk band yang kurang komersil dan kurang trendi ini.
keberuntungan datang sekitar tahun 1995, adam dari LAST FEW MINUTES memberikan mini album tsb kepada BOEDI SUSATYO(produsernya SLENG) dan ternyata beliau tertarik untuk mengontrak koil dalam labelnya PRO-Q. selanjutnya proses negosiasi berlangsung dan setelah melewati birokrasi yang rumit koil berhasil merilis satu album penuh yang berjudul KOIL, sekitar SEPTEMBER’96. kaset ini terjual sekitar 15000 kopi, bukan angka yang besar untuk ukuran band major label, tapi anak-anak koil kurang peduli dengan urusan major label, bagi mereka merilis album yang penuh idealisme jauh lebih penting dari keuntungan
penjualan album, karena hal ini maka mas boedi kerepotan untuk memproduksi album koil berikutnya, padahal ada kontrak satu album lagi yang harus dipenuhi.
sejak 1998 koil kembali dengan sistem indipendent, sambil mencari label yang sesuai dengan idealisme mereka, koil merilis single “KESEPIAN INI ABADI”, yang sampai saat ini masih beredar di kalangan underground bandung dan sekitarnya, sedangkan kegiatan personil koil makin banyak, dengan proyek-proyek remix, kompilasi, engineering, dan urusan musik lainnya, orang-orang mulai tertarik dengan kemampuan band ini dalam mengolah lagu dan memanipulasi suara yang memang keahlian mereka, dan studio rekaman mereka yang sangat sophisticated(ngerti nggak?) dan sangat modern.
kami semua dari koil management berharap semoga band ini menjadi besar, tanpa harus mengorbankan idealisme mereka, buktinya selama ini apa yang dicita-citakan oleh otong.cs, selalu berhasil tercapai walaupun harus dengan perjuangan yang berat,
bila anda fans band ini, kami atas nama seluruh personil band mengucapkan terima kasih atas dukungan anda selama ini, sebab tanpa fans kerja keras kami tidak ada artinya.
tahun 1998 koil membentuk label APOCALYPSE bersama adam kubik dan mendapatkan kontrak distribusi dari METROTAMA MUSIK. sedangkan nasib richard, radom, lusi pun tidak kalah beruntung dengan anggota koil lainnya, richard dan radom membentuk band baru bernama SEL yang tahun 1999 ini juga mengeluarkan album, lusi membentuk KUBIK bersama adam
dan iman, band yang jauh lebih sukses dibandingkan koil sendiri, anak-anak ini bisa terus merealisasikan idealisme dan cita-cita mereka sesuai dengan perjalanan hidupnya masing-masing.
semua ini mungkin tidak berhubungan dengan musik indonesia yang isinya cuma band-band pop kacang busuk yang makin banyak jumlahnya, tapi kami yakin apa yang telah koil kerjakan akan memberi dampak yang besar di masa mendatang, karena revolusi musik ini baru saja dimulai, dan koil adalah salah satu pionir yang akan berkepala batu dan berkeras untuk menetralisasi keadaan musik yang berat sebelah ini, sudah lebih dari 10 tahun kami membuktikannya.
H.M.SOEHARTO2001
copyright adalah bohong
Plug & Play
2002 adalah tahun dimana mereka saling bertemu.
Disaat itu, vokalis dalam band ini (Vody) sebelumnya adalah seorang Basist Classic Rock bertemu dengan sang gitarist NuMEtal (Rizky) yang dikenalkan oleh Andika Gitaris ‘LangitBAND’ untuk mengajak Rizky menjadi seorang Vokalis Band Classic Rock bernama ‘CHAMPAGNE’.
Ditahun 2002 Pula Sang Basist Pop (Heri) mengajak Rizky untuk membuat Project Band untuk Festival bernama ‘GLOVER’.Tapi Di Band ini malah Vody yang selalu menjadi additional Vokal untuk setiap kali acara Festival.
Sangat aneh Bukan…?
Pada tahun ini Pula Sang Drummer (Yovi) yang dulunya adalah seorang Gitaris Punk Melodik, mengajak Vody untuk membuat sebuah Band Kampus Akhirnya mereka mulai menyesuaikan Posisi Barunya dengan Personel Vody Vocal, Yovi Drum, Ical Gitar dan Dicky Bass. Dan mereka memberi nama APA dalam bahasa (Anak Pecinta Alternative)
Lucu kan namanya….
Band ini Pulalah yang menarik perhatian Rizky untuk bergabung…
Dan akhirnya APA menjadi 5 Personel pada tahun 2004
Februari tahun 2005 adalah tahun dimana mundurnya Ical dan Dicky.. Jadi APA vakum dan tinggal bertiga untuk setahun lamanya.
Pada bulan Maret 2006 Rizky merasa Band ini harus Dibangun kembali, pada saat itulah Rizky mengajak Heri dari Bandnya yang dulu ‘GLOVER’ untuk bergabung dan Rizky pulalah yang mengubah Nama ‘APA’ menjadi ‘PLUG & PLAY’ dikarenakan dia membaca Iklan Printer di Koran yang bertuliskan (support “Plug & Play”)
Benar2 Parah Sekali………!!!!!!!!
Padahal Kata ‘PLUG & PLAY’ adalah hal Lumrah yang sering kita temui dan sering disebut di komputer.
Tapi malah ketemunya dikoran??????
Ok kita mulai lagi……
Awalnya Mereka membawakan lagu pertama mereka yang berjudul “Comin Back?” dalam Festival Kampus Setelah mendapat tanggapan yang cukup bagus akhirnya mereka mulai memberanikan diri lewat Festival Indie Nasional dan membawakan Lagu ke Tiga Mereka berjudul “That’s It!!” Di Tahun 2007 dan 2008
Dalam Festival ini pula mereka mendapat kenalan banyak Teman2 dan juga Band2 Hebat Indonesia… Mereka itulah yang selalu Mensupport PLUG & PLAY untuk selalu menghasilkan Karya dan tetap kompak dalam formasi ber 4 seperti sekarang ini.
Sampai saat ini mereka sudah membuat sekitar 15 Lagu, di rekam di studio “NMDIGI RECORDS”
Tak ada yang pernah berpikir bagi mereka untuk menjadi Pemain Band dan Harus Transformasi Posisi.. hingga ke Aliran itu sendiri..
Kesanggupan dan kekurangan mereka yang terbatas dalam membuat lagu menjadi benang merah PLUG & PLAY saat ini.
Visi musik PLUG & PLAY hanya ingin menjadi
“UNIVERNATIVE Communication for The World”
Dalam Bahasa Indonesia (Alternative sebisanya dan seadanya jadi harap maklum ya…)
Black Star
Black Star formed back in 1999 as a 4 piece rock band, after several face lifts, and line up changes they returned with a bang in 2006 as a 5 piece experimental-pop band. The songs have graceful melodies and unique sounds. Their songs will simply stick in your head. They have been described by some as “a cross between Radiohead and Travis”.
After learning their craft for years as a cover band on the local circuit, in Jakarta Black Star have recorded a 3 track Demo, which combines Black Star’s dark lyrics with stadium-ready melodies to blend out a record full of beautiful strange sound. The Demo was created in modest time, and contains fan favourite and standout track “Insomnia”. The band is currently gigging relentlessly showcasing their songs at any given opportunity.
Black Star, are all local lads from Lebak Bulus in Jakarta, and have been playing in bands from early ages, Emir (Lead singer, 21), Aloel (Guitar, 26), Yudi (Guitar, 23), Q-nos (Bass, 27), Rob (Drum, 26), and Ine (Keyboard, 23) are highly skilled, and respected musicians within the area.
Once the band had formed, they set about writing and gigging with great success. Within a few months they had over 15 songs with which the band are both proud of, and believe in. They take their fan base with them to every gig, and are always on form, both on stage and off. And have gained a good reputation from every cafè, club, school party and street corner they have performed at. In February 2009, the band shall release their debut album, under an indie label, Fiasco Records.
Melody Maker
Dipatenkan pd awal tahun 2004 dan konsisten di jalur independent yang dibentuk oleh empat bersaudara; Mehdy (Voc), Ally (Guitar), Zakky (Bass), Boim (Drums).
Lalu Melody Maker menambah beberapa instrumen yang dibawa oleh; Dix (Guitar) dan Vdell (Keyboard), beberapa additional player Melody Maker; Lidya (Violin), Fahrie (Violin), Sita (Back. Vocal), Ryo (Vocal) dan Yume (Dancer) yang sempat mengisi beberapa panggung kami.
Namun Melody Maker sekarang sedang mencari seorang keyboardist baru untuk mengisi tempat Vdell.
Formasi Melody Maker saat ini mantap dengan Enam orang player, Mehdy, Ally, Zakky, Boim, Dix, dan RyO yang baru saja resmi bergabung dalam Melody Maker Squad.dan untuk beberapa panggung ke depan MM dibantu oleh The Mella dari straight out pd posisi add keyboard untuk sementara.
Dan skrg dibantu pula dgn Rei from X shibuya yg mengisi posisi add Keyboard and synth.
Secara konstan dan konsisten tampil dengan outlook kostum ala Visual Kei, Harajuku maupun Industrial dan juga make up pucat ala Cradle of filth,Dimmu Borgir dan Malice Mizer (jpn). Aksi panggung yg freak dengan tema Atractive Provocative ala Dir en Grey (jpn).
Melody Maker konsisten dgn jalur musik yg tdk mainstream dan mengedepankan Idealisme dan kreatifitas di atas bisnis atau industri yg komersil. Karena menurut kami seni yg sejati tidak boleh dikotori dengan campur tangan apapun dan murni dari jiwa sang musisi kepada jiwa sang pendengar yang memiliki kehausan akan sesuatu yg berbeda.
Musik pd Melody Maker adalah peleburan dua budaya yg berlawanan,karena MM sangat terinfluence oleh band-band pengusung Metalcore, J-Rock, Deadmetal, Gothic dan juga beberapa band Industrial.
Berharap suatu hari dapat menjadi trend dan dapat menolong stagnansi industri musik di tanah air yg itu itu saja. Walaupun banyak diinfluence oleh banyak musisi dari luar tetapi Melody Maker ingin menorehkan warna pd sejarah musik Indonesia tanpa kehilangan identitas sebagai anak bangsa.
Melody Maker selalu beradaptasi dengan perkembangan musik dan tidak terjebak dalam kungkungan genre atau musik yg di kotak-kotakkan. Kami selalu berharap suatu hari mimpi-mimpi ini akan terealisasi dgn baik.
Dan kini Melody Maker telah mengeluarkan satu album penuh berjudul “The Revenge from Bleeding Lolita” dengan sebelas lagu. Available at distribution store and music shop near from you:
WE ARE MUSIC
The Plaza Semanggi
LT 3A No.20
cp:021 25536248
AKSARA record & bookstore
Cilandak Town Square
BLOOP
JL.Tebet Utara Dalam No.22 Jakarta Selatan cp: 021 8301076
http://www.dapurletter.com
Angel:08569044249
UNITED ATRIBUTE
Blok M Mall LA 118 cp:0817766928/021 92521539
FLASH JACK DISTRO
Inside LIA Depok
Margonda Raya
RACER KIDS
JL.Dr.Supomo No.50
Pancoran, Jakarta Selatan
cp: 021 8314112
ENDORSE
JL.Tebet Utara Dalam No.5
Jakarta Selatan
cp: 021 83792650
UNDYING MUSIC
JL.RS Fatmawati No.6
Gandaria, Jakarta Selatan
cp:021 92633608
CROOZ FASHION DISTORTION
JL.PLN Duren Tiga Raya 37
Jakarta Selatan 12760
cp:989 59459
ASIAN ANIME
Depok Town Square
Basement Floor
Margonda Raya, Depok
cp:085691239203
EVIL CRY
JL.Barito 1 No.7
Mayestik, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
cp:081311144993
REPLIKA
JL.Barito 1 No.11
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
ISH-KABIBLE
The Plaza Semanggi
lt.2 No.129-130
Jakarta Selatan
MONSTER.INV DISTRO
JL.Gading Raya 2 Rawamangun
samping RS. Persahabatan
Jakarta Timur
cp:08561771571
CENTRIFUGAL
Margonda Raya
Halte Stasiun UI
Depok
HIZZARE SHOP
Blok M Mall LB 34
cp:021 32178329
STUDIO 59
JL.H Hasan 1 No.59
Cijantung, Jakarta Timur
cp:021 8404023
STUDIO BENDERA KUNING
JL.Wisma Jaya No.10
Rawamangun, Jakarta Timur
depan RS. Persahabatan
HEY FOLKS!!
JL.Bumi, Mayestik
Jakarta Selatan
depan SD Gunung
cp:021 93150452
PIN GUE
JL.Monumen Pancasila Sakti
Lubang Buaya, Pondok Gede
Jakarta Timur
LAVAN INDUSTRIES
JL.Setu Raya 29 TMII
Jakarta Timur
cp:021 84970987
SOHO MUSIC CITOS
Cilandak Town Square
Jakarta Selatan
DIRTY BRAND
Jl. Al Bhaido 1, Lubang Buaya
depan SMU 113
Jakarta Timur
DEAD COUPLE merchandise
devon:021 92281038
WHISPER INCORPORATED
Jl. Al Bhaido 2 No.21K
Lubang Buaya
Jakarta Timur
cp:08561320746
Dapat pula dipesan langsung melalui management kami
Ally: 08561320746
Ryo: 08561435111
Untuk pemesanan luar kota dapat di pesan melalui
Nadia Dila:0856 7279175
disertai ongkos kirim 10.000
CD dan Merchandise lainnya bisa didapat pd setiap live performance kami


